Apakah Dunia Diciptakan untuk Nabi Muhammad?

Ada anggapan bahwa Allah menciptakan dunia karena sebab Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Ini adalah anggapan keliru dan menyelisihi penjelasan Al Qur’an. Karena sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala menciptakan dunia sebelum menciptakan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Dan Allah Subhanahu wa Ta’ala menciptakan dunia dan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam untuk beribadah kepada-Nya, yang tidak ada sekutu bagi-Nya.

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam adalah manusia biasa, sebagaimana keumuman manusia, hanya saja bahwa beliau shallallahu ‘alaihi wasallam diberi wahyu.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

“Katakanlah: ‘Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: “Bahwa sesungguhnya sesembahan kamu itu adalah sesembahan yang Esa.” (QS. Al-Kahfi: 110)

Maka kita katakan, Allah Subhanahu wa Ta’ala menciptakan dunia dan segala isinya untuk beribadah kepada-Nya.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku semata.” (QS. Adz-Dzariyat: 56)

Fatwa Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts al ‘Ilmiyyah wa al Ifta

Tanya: Bolehkah dikatakan bahwa Allah menciptakan langit dan bumi karena penciptaan Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassalam, dan apakah arti “seandainya bukan karenamu (Muhammad) maka tidaklah diciptakan bintang-bintang.” Apakah hadits ini ada asalnya? Apakah shahih atau tidak? Terangkanlah hakikat hal ini kepada kami!

Jawab:

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah. Langit dan bumi tidaklah diciptakan karena Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bahkan mereka diciptakan sebagaimana yang diterangkan Allah dalam firman-Nya:

“Allah yang menciptakan tujuh langit dan menciptakan bumi seperti itu, yang perintah Allah turun antara keduanya agar kalian mengetahui bahwa Allah maha kuasa atas segala sesuatu dan ilmu Allah meliputi segala sesuatu.”

Adapun hadits yang disebutkan tadi maka itu hadits dusta atas nama Rasul Shalallahu ‘Alaihi Wassalam yang tidak ada dasar kebenarannya sama sekali. Dan semoga shalawat dan salam terlimpah kepada Nabi kita Muhammad, para shahabatnya dan keluarganya.

(Fatawa Lajnah Da’imah : 1/312. Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts Al Ilmiyah wal Ifta, Dewan Tetap Arab Saudi untuk riset-riset ilmiyah dan fatwa)

Sumber:

– Salah Kaprah yang Mesti Diluruskan oleh Syaikh Muhammad Bin Jamil Zainu, penerbit Pustaka Salafiyah, hal. 22-23 (dengan sedikit perubahan).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: