“Alam Telah Berkehendak”, Betulkah?

Sering kita mendengar ucapan beberapa orang dalam menyikapi sebuah musibah bencana alam atau pun kenikmatan yang terkait dengan alam, mereka katakan: ini adalah sesuatu yang telah diciptakan alam, alam telah berkehendak, ini karunia alam atau ini merupakan ketentuan alam.

Ini merupakan kesyirikan karena bukan alam yang menciptakan. Alam tidak mempunyai sunnah (ketetapan) dan tidak pula perbuatan. Alam adalah makhluk dan bukan pencipta!

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
“(Yang memiliki sifat-sifat yang) demikian itu ialah Allah Rabb kalian. Tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Dia, Pencipta segala sesuatu, maka sembahlah Dia. Adalah Dia Pemelihara segala sesuatu.” (QS. Al-An’aam: 102)

“Maka sekali-kali kamu tidak akan mendapat penggantian bagi sunnah Allah, dan sekali-kali tidak (pula) akan menemui penyimpangan bagi sunnah itu.” (QS. Fathir: 43)

Maka yang benar kita katakan: Ini adalah sesuatu yang telah diciptakan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, ini adalah sunnah Allah Subhanahu wa Ta’ala pada makhluk-Nya, ini adalah ketentuan Allah Subhanahu wa Ta’ala pada alam.

Sumber: Salah Kaprah yang Mesti Diluruskan oleh Syaikh Muhammad Bin Jamil Zainu, penerbit Pustaka Salafiyah hal. 26-27 (dengan sedikit perubahan).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: